Rabu, 21 Januari 2015

Majelis Ta'lim

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Majelis Ta’lim sebagai institusi pendidikan islam yang berbasis masyaakat dimana pean stateginya teletak dalam mewujudkan learning society suatu masyarakat yang memiliki tadisi belajar tanpa dibatasi oleh usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan dapat menjadi wahana belaja sekligus penyampaian pesan agama kepada masyarakat.

Kegiatan Majelis Ta’lim telah membawa manfaat yang besar. Sebagai media untuk menambah ilmu bagi komunitas Majelis Ta’lim dan dihaapakan dapat ditularkan kepada masyarakat umum.

B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian Majelis Ta’lim ?
2. Apa Tujuan Majelis Ta’lim ?
3. Apa Peranan Majelis Ta’lim ?
4. Apa Metei Majelis Ta’lim ?
5. Apa metode yang digunakan dalam Majelis Ta’lim ?

BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Majelis Ta’lim
Majelis talim berasal dari dua suku kata, yaitu kata majelis dan kata talim. Dalam bahasa Arab kata majelis (مجلس ) adalah bentuk isim makan (kata tempat) kata kerja dari (جلس)yang artinya tempat duduk, tempat sidang, dewan. Kata talim dalam bahasa Arab merupakan masdar dari kata kerja ( علم-يعلم-تعلم ) yang mempunyai arti pengajaran.

Dalam Kamus Bahasa Indonesia pengertian majelis adalah pertemuan atau perkumpulan orang banyak atau bangunan tempat orang berkumpul.

Dari pengertian terminologi tentang majelis talim di atas dapatlah dikatakan bahwa majelis adalah tempat duduk melaksanakan pengajaran atau pengajian agama Islam.

B. Tujuan Majelis Ta’lim
Tujuan Majelis Talim Mengenai tujuan majelis talim, mungkin rumusnya bermacam-macam. Sesuai dengan pandangan ahli agama para pendiri majelis talim dengan organisasi, lingkungan dan jamaahnya yang berbeda tidak pernah merumuskan tujuannya.

Berdasarkan renungan dan pengalaman Dr. Hj. Tuty Alawiyah, ia merumuskan bahwa tujuan majelis talim dari segi fungsinya, yaitu: pertama, sebagai tempat belajar, maka tujuan majelis talim adalah menambah ilmu dan keyakinan agamayang akan mendorong pengalaman ajaran agama. Kedua, sebagai kontak sosial makatujuannya adalah silaturahmi. Ketiga, mewujudkan minat sosial, maka tujuannyaadalah meningkatkan kesadaran dan kesejahteraan rumah tangga dan lingkungan jamaahnya. M. Habib Chirzin secara spesifik mengatakan bahwa majelis talim yangdiadakan oleh masyarakat pesantren-pesantren yang ada di pelosok pedesaan maupun perkotaan adalah:
  1. Meletakkan dasar keimanan dalam ketentuan dan semua hal-hal yang gaib.
  2. Semangat dan nilai ibadah yang meresapi seluruh kegiatan hidup manusia dan
  3. alam semesta.
  4. Inspirasi, motivasi dan stimulasi agar seluruh potensi jamaah dapat dikembangkan dan diaktifkan secara maksimal dan optimal dengan kegiatanpembinaan pribadi dan kerja produktif untuk kesejahteraan bersama.
  5. Segala kegiatan atau aktifitas sehingga menjadi kesatuan yang padat dan selaras.
H. M. Arifin dalam Kapita Selekta Pendidikan Islam, beliau mengemukakan pendapatnya tentang tujuan majelis ta,lim sebagai berikut: Tujuan majelis ta’lim adalah mengokohkan landasanhidup manusia Indonesiapada khususnya di bidang mental spiritual keagamaan Islam dalam rangka meningkatkan kualitas hidupnya secara integral, lahiriyah dan batiniyahnya, duniawiyah dan ukhrawiyah secara bersamaan sesuai tuntutan ajaran agama Islam yaitu iman dan takwa yang melandasi kehidupan duniawi dalam segala bidang kegiatannya. Fungsi demikian sejalan dengan pembangunan nasional kita.

Islam mendefinisikan agama bukan hanya berkaitan dengan spiritualitas atau ritualitas, namun agama merupakan serangkaian keyakinan, peraturan serta tuntutan moral bagi setiap aspek kehidupan manusia., termasuk ketika manusia berinteraksi dengan sesama manusia atau alam semesta.

Ekonomi, secara umum, didefinisikan sebagai hal yang mempelajari perilaku manusia dalam menggunakan sumber daya yang langka untuk memproduksi barang dan jasa yang dibutuhkan manusia. Dengan demikian, ekonomi merupakan suatu bagian dari agama.

C. Peranan Majelis Ta’lim
Majelis talim bila dilihat dari struktur organisasinya, termasuk organisasi pendidikan luar sekolah yaitu lembaga pendidikanyang sifatnya non formal, karena tidak di dukung oleh seperangkat aturan akademik kurikulum, lama waktu belajar, tidak ada kenaikan kelas, buku raport, ijazah dan sebagainya sebagaimana lembaga pendidikan formal yaitu sekolah.

Dilihat dari segi tujuan, majelis talim termasuk sarana dakwah Islamiyah yang secara self standing dan self disciplined mengatur dan melaksanakan berbagai kegiatan berdasarkan musyawarah untuk mufakat demi untuk kelancaran pelaksanaan talim Islami sesuai dengan tuntutan pesertanya.Dilihat dari aspek sejarah sebelum kemerdekaan Indonesia sampai sekarang banyak terdapat lembaga pendidikan Islam memegang peranan sangat penting dalam penyebaran ajaran Islam di Indonesia. Di samping peranannya yang ikut menentukan dalam membangkitkan sikap patriotisme dan nasionalisme sebagai modal mencapai kemerdekaan Indonesia, lembaga ini ikut serta menunjang tercapainya tujuan pendidikan nasional. Dilihat dari bentuk dan sifat pendidikannya, lembaga-lembaga pendidikan Islam tersebut ada yang berbentuk langgar, suarau, rangkang.

Telah dikemukakan bahwa majelis talim adalah lembaga pendidikan non formal Islam.Dengan demikian ia bukan lembaga pendidikan formal Islam seperti madrasah, sekolah, pondok pesantren atau perguruan tinggi. Ia juga bukan organisasi massa atau organisasi politik. Namun, majelis talim mempunyai kedudukan tersendiri di tengah-tengah masyarakat yaitu antara lain:
  1. Sebagai wadah untuk membina dan mengembangkan kehidupan beragama dalam rangka membentuk masyarakat yang bertakwa kepada Allah SWT.
  2. Taman rekreasi rohaniah, karena penyelenggaraannya bersifat santai.
  3. Wadah silaturahmi yang menghidup suburkan syiar Islam.
  4. Media penyampaian gagasan-gagasan yang bermanfaat bagi pembangunan umat dan bangsa.

Secara strategis majelis-majelis talim menjadi sarana dakwah dan tabligh yang berperan sentral pada pembinaan dan peningkatan kualitas hidup umat agamaIslam sesuai tuntunan ajaran agama. Majelis ini menyadarkan umat Islam untuk, memahami dan mengamalkan agamanya yang kontekstual di lingkungan hidup sosial budaya dan alam sekitar masing-masing, menjadikan umat Islam sebagai ummatan wasathan yang meneladani kelompok umat lain. Untuk tujuan itu, maka pemimpinnya harus berperan sebagai penunjuk jalan ke arah kecerahan sikap hidup Islami yang membawa kepada kesehatan mental rohaniah dan kesadaran fungsional selaku khalifah dibuminya sendiri. Dalam kaitan ini H.M. Arifin mengatakan: Jadi peranan secara fungsional majelis talim adalah mengokohkan landasan hidup manusia muslim Indonesia pada khususnya di bidang mental spiritual keagamaan Islam dalam upaya meningkatkan kualitas hidupnya secara integral, lahiriah dan batiniahnya, duniawi dan ukhrawiah bersamaan (simultan), sesuai tuntunan ajaran agama Islam yaitu iman dan taqwa yang melandasi kehidupan duniawi dalam segala bidang kegiatannya. Fungsi demikian sejalan dengan pembangunan nasional kita.

D. Materi yang dikaji dalam Majelis Ta’lim
Materi yang pelajari dalam majelis talim mencakup pembacaan, Al-Quran serta tajwidnya, tafsir bersama ulum Al-Quran, hadits dan Fiqih serta ushul fiqh, tauhid, akhlak ditambah lagi dengan materi-materi yang dibutuhkan para jamaah misalnya masalah penanggulangan kenakalan anak, masalah Undang-Undang. Perkawinan dan lain-lain. Majelis talim di kalangan masyarakat Betawi biasanya memakai buku-buku berbahasa Arab atau Arab Melayu seperti Tafsir Jalalain, Wail Nautar dan lain-lain. Pada majelis talim lain dipakai juga kitab-kitab yang berbahasa Indonesia sebagai pegangan misalnya fiqih Islam, karangan Sulaiman Rasyid dan beberapa buku terjemahan.

Menurut pedoman Majelis Talim materi yang disampaikan dalam majelis talim adalah :

a. Kelompok Pengetahuan Agama
Bidang pengajaran kelompok ini meliputi tauhid, tafsir, Fiqih, hadits, akhlak, tarikh, dan bahasa Arab.

b. Kelompok Pengetahuan Umum
Karena banyaknya pengetahuan umum, maka tema-tema atau maudlu yang disampaikan adalah yang langsung berkaitan dengan kehidupan masyarakat.

Kesemuanya itu dikaitkan dengan agama, artinya dalam menyampaikan uraian-uraian tersebut berdasarkan dalil-dalil agama baik berupa ayat-ayat Al-Quran atau hadits-hadits atau contoh-contoh dari kehidupan Rasulullah SAW.

Penambahan dan pengembangan materi dapat saja terjadi di majelis talim melihat semakin majunya zaman dan semakin kompleks permasalahan yang perlu penanganan yang tepat. Wujud program yang tepat dan aktual sesuai dengan kebutuhan jamaah itu sendiri merupakan suatu langkah yang baik agar majelis talim tidak terkesan kolot dan terbelakang. Majelis Talim adalah salah satu struktur kegiatan dakwah yang berperan penting dalam mencerdaskan umat, maka selain

pelaksanaannya dilaksanakan secara teratur dan periodik juga harus mampu membawa jamaah ke arah yang lebih baik lagi.

E. Metode yang digunakan dlam Majelis Ta’lim
Metode adalah cara, dalam hal ini cara penyajian bahan pengajaran dalam majelis talimuntuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Makin baik metode yang dipilih makin efektif pencapaian tujuan. Metode mengajar banyak sekali macamnya. Namun bagi majelis talim tidak semua metode itu dapat dipakai. Ada metode mengajar di kelas yang tidak dapat dipakai alam majelis talim. Hal ini disebabkan karena perbedaan kondisi dan situasi antara sekolah dengan majelis talim. Ada berbagai metode yang digunakan di majelis talim, yaitu.
  • Metode Ceramah yang dimaksud adalah penerangan dengan penuturan oleh guru terhadap peserta.
  • Metode Tanya Jawab, metode ini membuat peserta lebih aktif. Keaktifan dirangsang melalui pertnyaan yang disajikan.
  • Metode Latihan, metode ini sifatnya melatih untuk menimbulkan keterampilan dan ketangkasan.
  • Metode Diskusi, metode ini akan dipakai harus ada terlebih dahulu masalah atau pertanyaan yang jawabannya dapat didiskusikan.

Metode penyajian majelis talim dapat dikategorikan menjadi:
  1. Metode Ceramah, terdiri dari ceramah umum, yakni pengajar/ustadz/kiaitindak aktif memberikan pengajaran sementara jamaah pasif dan ceramah khusus, yaitu pengajar dan jamaah sama-sama aktif dalam bentuk diskusi.
  2. Metode Halaqah, yaitu pengajar membacakan kitab tertentu, sementara jamaah mendengarkan.
  3. Metode Campuran, yakni melaksanakan berbagai metode sesuai dengan kebutuhan.

Dewasa ini metode ceramah sudah membudaya, seolah-olah hanya metode itu saja yang dipakai dalam majelis talim. Dalam rangka pengembangan dan peningkatan mutu Majelis Talim dapat digunakan metode yang lain, walaupun dalam taraf pertama mengalami sedikit keanehan.

BAB III 
PENUTUP

KESIMPULAN
Berdasarkan uraian diatas dapt disumpilkan bahwa Majelis Ta’lim untuk mengembangkan pengetahuan dan wawasan keagamaan komunitas muslimah mesjid dan Majelis Ta’lim juga sebagai intuisi pendidikan non fomal Islam, tenyata memberikan konstibusi tang sangat positif dalm memberikan pengertian, pemahamn, dan pengalaman ajaran Islam.

Daftar Pustaka
  1. Arifin. M, H.Kapita Selekta Pendidikan Islam, (Jakarta: Bumi Aksara, 1995)
  2. Alawiah, Tuty, Stategi Dakwah di Lingkungan Majelis Ta’lim, (Bandung: MIzan, 1997), cet. Ke-1
  3. Chirzin, Habib, M, Pesanten dan pembaharuan, (Jakarta: Bumi LP3ES), cet. Ke-3
  4. Dewan Redaksi Ensiklopedi, Ensiklopedi Islam, (Jakarta: PT. Ichtiar Baru Van Hoeve, 1994), cet. Ke-4, jilid 3
  5. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakata: Pustaka, 1999), cet. Ke-10
  6. Huda, Nurul, H, (e.d), Pedoman Majelis Ta’lim, (Jakarta: Koordinasi Dakwah Islam (KODI), 1986/1987
  7. Wason Munawir, Ahmad, Al Munawir Kamus Bahasa Indonesia, (Yogyakarta: Pustaka Pogresif, 1997), cet. Ke-14

Sabtu, 12 April 2014

Pengertian Kesehatan secara Umum

Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Pemeliharaan kesehatan adalah upaya penaggulangan dan pencegahan gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan, pengobatan dan/atau perawatan termasuk kehamilan dan persalinan. Pendidikan kesehatan adalah proses membantu sesorang, dengan bertindak secara sendiri-sendiri ataupun secara kolektif, untuk membuat keputusan berdasarkan pengetahuan mengenai hal-hal yang memengaruhi kesehatan pribadinya dan orang lain. Definisi yang bahkan lebih sederhana diajukan oleh Larry Green dan para koleganya yang menulis bahwa pendidikan kesehatan adalah kombinasi pengalaman belajar yang dirancang untuk mempermudah adaptasi sukarela terhadap perilaku yang kondusif bagi kesehatan. Data terakhir menunjukkan bahwa saat ini lebih dari 80 persen rakyat Indonesia tidak mampu mendapat jaminan kesehatan dari lembaga atau perusahaan di bidang pemeliharaan kesehatan, seperti Akses, Taspen, dan Jamsostek. Golongan masyarakat yang dianggap 'teranaktirikan' dalam hal jaminan kesehatan adalah mereka dari golongan masyarakat kecil dan pedagang. Dalam pelayanan kesehatan, masalah ini menjadi lebih pelik, berhubung dalam manajemen pelayanan kesehatan tidak saja terkait beberapa kelompok manusia, tetapi juga sifat yang khusus dari pelayanan kesehatan itu sendiri.

Kamis, 10 April 2014

Tanda-tanda Kondisi Tubuh Pada saat Tidak Fit Berolahraga


Tanda-tanda Kondisi Tubuh Pada saat Tidak Fit Berolahraga

Olahraga berfungsi membuat tubuh bugar, menjaga kesehatan dan juga menjaga bentuknya tetap ideal. Tapi jika tidak diikuti stamina yang kuat atau prosedur latihan yang benar, olahraga bisa menyebabkan gangguan kesehatan pada tubuh. Tubuh gemetar atau mual adalah contoh gejala yang timbul saat olahraga, ketika tubuh sedang tidak fit. Masih ada beberapa gejala yang paling umum terjadi saat tubuh kita bergerak aktif, dan bagaimana cara mengatasinya seperti yang terdapat yang di bawah ini :

1. Mual
Saat berolahraga, tubuh akan mengalirkan darah dari perut dan usus ke bagian yang paling memerlukan energi ketika manusia bergerak, yaitu otot. Oleh karena itu, Anda bisa merasakan mual saat olahraga dalam keadaan perut kosong atau kurang vitamin. Tapi mungkin saja Anda juga sedang hamil atau terkena flu. Untuk itu, aktivitas fisik yang berat tidak disarankan. Beri kesempatan bagi tubuh untuk memulihkan diri. Agar terhindar dari rasa mual, konsumsilah makanan 2-3 jam sebelum latihan, dan minumlah vitamin sebelum makan. Bila gejala mual terus berlangsung, sebaiknya cek ke dokter untuk lebih memastikan kondisi kesehatan Anda.

2. Lutut yang berderak
Lutut yang berbunyi seperti kantong keripik ditekan saat olahraga, tidak selalu karena Anda semakin tua. Bunyi berderak ini terjadi karena sambungan antara tulang rawan tidak menyambung sempurna. Anda tidak perlu khawatir selama bunyi itu tidak disertai dengan rasa sakit atau bengkak. Tapi untuk berjaga-jaga agar tidak cedera lutut, sebaiknya Anda melakukan perenggangan pada otot-otot kaki sebelum olahraga. Minta panduan instruktur untuk melakukannya.

3. Gemetar
Mungkin kandungan gula dalam darah Anda terlalu rendah dan perlu asupan makanan. Otot tubuh perlu glukosa sebagai energi untuk beraktivitas; kekurangan gula dalam darah bisa menyebabkan gelisah dan berdampak ke stamina tubuh. Gemetar saat berolahraga juga bisa disebabkan terlalu banyak konsumsi kopi atau kafein.

Sangat disarankan untuk makan sebelum olahraga. Konsumsilah protein dan karbohidrat dalam jumlah seimbang, dan sedikit lemak. Misalnya roti gandum dengan olesan selai kacang, yoghurt dengan buah atau oatmeal.

4. Gatal-gatal
Temperatur tubuh yang meningkat terkadang bisa menimbulkan gatal dan bintik-bintik merah pada kulit, atau yang dikenal induksi urtikaria. Penyebab paling sering terjadinya induksi urtikaria adalah pakaian olahraga yang terlalu ketat atau bahannya tidak menyerap keringat dengan baik. Jangan pernah menggaruk bagian yang gatal karena akan membuatnya lebih parah dan kulit teriritasi.

Segera keringkan keringat dengan handuk bersih, dan mandilah segera setelah olahraga untuk mencegah racun serta bakteri menempel pada kulit dan menyebabkan gatal. Bila gatal-gatal masih berlanjut, pergilah ke dokter. Anda biasanya akan diberikan antihistamin dan steroid.
 berkurang meski latihan meningkat

Tak banyak orang yang menyadarainya tapi ada keseimbangan di tubuh antara otot dan lemak. Ketika Anda berolahraga, Anda membakar lemak. Tapi, jika Anda tak selalu aktif, tubuh Anda membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri. Itulah alasannya di hari berikutnya Anda tak bisa menjalankan larian 5 kilometer.

Jika Anda mencoba untuk melakukan hal ini, tubuh Anda akan memasuki jaringan otot dan glukosa / glikogen daripada membakar lemak. Ini berarti Anda akan kehilangan otot, kebalikan dari tujuan Anda.

Jika Anda melihat perubahan ini di tubuh Anda karena bereaksi terhadap latihan, kurangilah.,
- See more at: http://health.liputan6.com/read/666591/tanda-anda-sudah-olahraga-berlebihan#sthash.sUtfev7J.dpuf
Otot berkurang meski latihan meningkat

Tak banyak orang yang menyadarainya tapi ada keseimbangan di tubuh antara otot dan lemak. Ketika Anda berolahraga, Anda membakar lemak. Tapi, jika Anda tak selalu aktif, tubuh Anda membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri. Itulah alasannya di hari berikutnya Anda tak bisa menjalankan larian 5 kilometer.

Jika Anda mencoba untuk melakukan hal ini, tubuh Anda akan memasuki jaringan otot dan glukosa / glikogen daripada membakar lemak. Ini berarti Anda akan kehilangan otot, kebalikan dari tujuan Anda.

Jika Anda melihat perubahan ini di tubuh Anda karena bereaksi terhadap latihan, kurangilah.,
- See more at: http://health.liputan6.com/read/666591/tanda-anda-sudah-olahraga-berlebihan#sthash.sUtfev7J.dpuf
Otot berkurang meski latihan meningkat

Tak banyak orang yang menyadarainya tapi ada keseimbangan di tubuh antara otot dan lemak. Ketika Anda berolahraga, Anda membakar lemak. Tapi, jika Anda tak selalu aktif, tubuh Anda membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri. Itulah alasannya di hari berikutnya Anda tak bisa menjalankan larian 5 kilometer.

Jika Anda mencoba untuk melakukan hal ini, tubuh Anda akan memasuki jaringan otot dan glukosa / glikogen daripada membakar lemak. Ini berarti Anda akan kehilangan otot, kebalikan dari tujuan Anda.

Jika Anda melihat perubahan ini di tubuh Anda karena bereaksi terhadap latihan, kurangilah.,
- See more at: http://health.liputan6.com/read/666591/tanda-anda-sudah-olahraga-berlebihan#sthash.sUtfev7J.dpuf
tot berkurang meski latihan meningkat
Otot berkurang meski latihan meningkat

Senin, 24 Maret 2014

Seni Bela diri Pencak Silat

 
Kata Sejarah mengatakan, Nenek moyang bangsa Indonesia telah memiliki cara pembelaan diri yang ditujukan untuk melindungi dan mempertahankan kehidupannya atau kelompoknya dari tantangan alam. Mereka menciptakan bela diri dengan menirukan gerakan binatang yang ada di alam sekitarnya, seperti gerakan kera, harimau, ular, atau burung elang. Asal mula ilmu bela diri di nusantara ini kemungkinan juga berkembang dari keterampilan suku-suku asli Indonesia dalam berburu dan berperang dengan menggunakan parang, perisai, dan tombak, misalnya seperti dalam tradisi suku Nias yang hingga abad ke-20 relatif tidak tersentuh pengaruh luar.
Silat diperkirakan menyebar di kepulauan nusantara semenjak abad ke-7 masehi, akan tetapi asal mulanya belum dapat ditentukan secara pasti. Kerajaan-kerajaan besar, seperti Sriwijaya dan Majapahit disebutkan memiliki pendekar-pendekar besar yang menguasai ilmu bela diri dan dapat menghimpun prajurit-prajurit yang kemahirannya dalam pembelaan diri dapat diandalkan. Peneliti silat Donald F. Draeger berpendapat bahwa bukti adanya seni bela diri bisa dilihat dari berbagai artefak senjata yang ditemukan dari masa klasik (Hindu-Budha) serta pada pahatan relief-relief yang berisikan sikap-sikap kuda-kuda silat di candi Prambanan dan Borobudur. Dalam bukunya, Draeger menuliskan bahwa senjata dan seni beladiri silat adalah tak terpisahkan, bukan hanya dalam olah tubuh saja, melainkan juga pada hubungan spiritual yang terkait erat dengan kebudayaan Indonesia. Sementara itu Sheikh Shamsuddin (2005) berpendapat bahwa terdapat pengaruh ilmu bela diri dari Cina dan India dalam silat. Hal ini karena sejak awal kebudayaan Melayu telah mendapat pengaruh dari kebudayaan yang dibawa oleh pedagang maupun perantau dari India, Cina, dan mancanegara lainnya.
Pencak silat telah dikenal oleh sebagian besar masyarakat rumpun Melayu dalam berbagai nama. Di semenanjung Malaysia dan Singapura, silat lebih dikenal dengan nama alirannya yaitu gayong dan cekak. Di Thailand, pencak silat dikenal dengan nama bersilat, dan di Filipina selatan dikenal dengan nama pasilat. Dari namanya, dapat diketahui bahwa istilah "silat" paling banyak menyebar luas, sehingga diduga bahwa bela diri ini menyebar dari Sumatera ke berbagai kawasan di rantau Asia Tenggara.


Tekait halnya pencak silat,  perlu kalian ketahui bahwa Pencak silat atau silat adalah suatu seni bela diri tradisional yang berasal dari Indonesia. Seni bela diri ini secara luas dikenal di Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura, Filipina selatan, dan Thailand selatan sesuai dengan penyebaran berbagai suku bangsa Nusantara. Berkat peranan para pelatih asal Indonesia, kini Vietnam juga telah memiliki pesilat-pesilat yang tangguh. Induk organisasi pencak silat di Indonesia adalah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Organisasi yang mewadahi federasi-federasi pencak silat di berbagai negara adalah Persekutuan Pencak Silat Antara Bangsa (Persilat), yang dibentuk oleh Indonesia, Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam.

Pencak silat adalah olahraga bela diri yang memerlukan banyak konsentrasi.Ada pengaruh budaya Cina, agama Hindu, Budha, dan Islam dalam pencak silat. Biasanya setiap daerah di Indonesia mempunyai aliran pencak silat yang khas. Misalnya, daerah Jawa Barat terkenal dengan aliran Cimande dan Cikalong, di Jawa Tengah ada aliran Merpati Putih dan di Jawa Timur ada aliran Perisai Diri. Setiap empat tahun di Indonesia ada pertandingan pencak silat tingkat nasional dalam Pekan Olahraga Nasional. Pencak silat juga dipertandingkan dalam SEA Games sejak tahun 1987. Di luar Indonesia juga ada banyak penggemar pencak silat seperti di Australia, Belanda, Jerman, dan Amerika.

Di tingkat nasional olahraga melalui permainan dan olahraga pencak silat menjadi salah satu alat pemersatu nusantara, bahkan untuk mengharumkan nama bangsa, dan menjadi identitas bangsa. Olahraga pencak silat sudah dipertandingkan di skala internasional. Di Indonesia banyak sekali aliran-aliran dalam pencak silat, dengan banyaknya aliran ini menunjukkan kekayaan budaya masyarakat yang ada di Indonesia dengan nilai-nilai yang ada didalamnya.

Adapun secara Etimologi, silat dikenal secara luas di Asia Tenggara, akan tetapi khusus di Indonesia istilah yang digunakan adalah pencak silat. Istilah ini digunakan sejak 1948 untuk mempersatukan berbagai aliran seni bela diri tradisional yang berkembang di Indonesia. Nama "pencak" digunakan di Jawa, sedangkan "silat" digunakan di Sumatera, Semenanjung Malaya dan Kalimantan. Dalam perkembangannya kini istilah "pencak" lebih mengedepankan unsur seni dan penampilan keindahan gerakan, sedangkan "silat" adalah inti ajaran bela diri dalam pertarungan.

Mungkin itu sedikit informasi yang bisa saya berikan, Terima kasih

Selasa, 18 Februari 2014

Jalan kaki bikin ingatan tetep kuat sampai tua

KOMPAS.com - Berjalan sambil menghirup udara segar tidak hanya dapat mengurangi risiko penyakit saja, tetapi juga mencegah penyusutan otak. Para peneliti menemukan, berjalan dapat meningkatkan ukuran hipokampus otak yang merupakan sasaran pertama yang dirusak oleh penyakit Alzheimer.
Dalam studi ini, para peneliti meminta 120 pria dan wanita yang berusia antara 55 hingga 80 tahun untuk berjalan selama 40 menit tiga kali seminggu. Normalnya, otak menyusut seiring bertambahnya usia, namun hasil pemindaian setelah setahun menunjukkan volume otak peserta justru meningkat dua persen.
Peneliti menjelaskan, pertumbuhan otak selama dua tahun merupakan perkembangan yang besar. Ketua peneliti Krik Erickson dari University of Pittsburgh mengatakan, seseorang tidak perlu melakukan aktivitas fisik yang berat untuk melihat efek ini. Hanya dengan berjalan kaki, Anda bisa mengembalikan usia tubuh beberapa tahun lebih muda.
Erickson menegaskan, olahraga bukanlah kunci untuk memerangi demensia, tetapi itu adalah cara terbaik untuk membuat pikiran tetap tajam. "Namun kebanyakan orang masih sangat tidak aktif bergerak dan sulit untuk membuat mereka berdiri dan bergerak," ujarnya.
Menurut dia, otak masih bisa dimodifikasi di usia tua, meskipun penyusutan otak merupakan kondisi yang tidak dapat ditawar, namun kecepatannya bisa dikurangi. Aktivitas fisik merupakan pendekatan paling efektif dalam memperlambat penurunan fungsi kognitif di usia tua.
"Mengombinasikan aktivitas fisik dengan olahraga otak, seperti menyusun puzzle juga bisa memberikan manfaat," sarannya.
Elizabeth Stine-Morrow, profesor psikologi dari University of Illinois menekankan pentingnya untuk melakukan olahraga otak maupun aktivitas fisik sejak usia muda. "Semakin cepat Anda mulai melakukannya, semakin baik hasilnya. Namun tidak ada kata terlambat untuk mulai melakukannya," tegasnya.
Sementara itu, Erickson menganjurkan pentingnya memilih aktivitas fisik yang paling disukai agar kontinuitasnya lebih mudah dilakukan. "Pastikan Anda menyukai aktivitas yang Anda lakukan," pungkasnya.

Kamis, 13 Februari 2014

ERUPSI KELUD

Material vulkanik dari letusan gunung berapi dapat menjadi ancaman serius bagi kesehatan. Muntahan material terutama debu vulkanik berpotensi mengganggu kesehatan, terutama sistem pernafasan.
Seperti diungkapkan ahli kesehatan paru dari Rumah Sakit Persahabatan Jakarta, dr Agus Santoso, SpP, ada beberapa faktor yang memengaruhi seberapa besar dampak debu vulkanik terhadap kesehatan. Faktor ini di antaranya konsentrasi partikel, proporsi debu yang terhirup, serta kondisi meteorologi.
Menurut Agus, debu vulkanik yang halus dan berukuran sangat kecil, yaitu kurang dari 10 mikron, berpotensi mengganggu pernapasan. Bahkan, debu berukuran kurang dari 5 mikron dapat menembus saluran pernapasan bagian bawah atau organ paru-paru.
Efek atau dampak debu vulkanik juga ditentukan oleh partikel pendukungnya. Debu yang disertai kristal silika menimbulkan dampak lebih merusak dan menyebabkan gangguan pernapasan berat.
Sementara itu, debu vulkanik yang disertai hawa panas dapat membawa debu piroklastik dengan permukaan tidak teratur dan cenderung tajam. Gangguan akibat debu piroklastik ini bisa menyebabkan kematian karena luka pada saluran pernapasan.
Debu vulkanik lain yang patut diwaspadai, kata Agus, adalah yang disertai gas CO, H2S, SO2, dan bersifat asam.
Dampak debu vulkanik bagi kesehatan, lanjut Agus, secara umum terbagi menjadi dua, yaitu efek akut dan kronik. Efek akut terbagi menjadi iritasi saluran napas, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), atau kesulitan bernapas pada penderita gangguan paru sebelumnya seperti penyakit asma.
Sementara itu, efek kronik terjadi setelah paparan bertahun-tahun. Hal ini ditandai adanya penumpukan abu silika dalam paru, yang disebut silikosis. Penderita akan mengalami penurunan fungsi paru dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).
Kondisi meteorologi, kata Agus, juga turut berpengaruh, yakni korban yang berdiri sesuai arah angin saat muntahan abu vulkanik kemungkinan menghirup lebih banyak dibanding yang berlokasi melawan arah angin.

Kendati begitu, efek merugikan dari debu vulkanik, terang Agus, bisa dicegah dengan penggunaan masker khusus. "Gunakan masker. Jika memungkinkan gunakan masker kategori N 95-N 100," kata Agus yang menambahkan masker tersebut mencegah masuknya debu berukuran kurang dari 10 mikron.
Bila telanjur terpapar, Agus menyarankan secepatnya ke fasilitas kesehatan terdekat. Untuk efek akut bisa diatasi dengan obat batuk, pengurang sesak, pengencer dahak, atau radang.
Pemeriksaan sederhana yang dilakukan adalah pengukuran menggunakan peakflow. Alat ini mengukur puncak udara keluar dari paru-paru. Sedangkan untuk paparan yang lebih lama, biasanya diperlukan rontgen paru. Kompas.com

Rabu, 12 Februari 2014

MANFAAT JUS BUAH UNTUK IBU HAMIL

Manfaat Jus buah   Jus adalah salah satu yang dapat digunakan untuk memenuhi asupan vitamin dan mineral. Bahkan dapat menjaga kesehatan tubuh dengan meningkatkan imun. Namun jangan sampai salah saat mengolahnya karena dapat membuat kandungan jus bisa rusak. Ada aturan untuk mengambil manfaat jus buah yang perlu diperhatikan saat meminumnya.
1. Jus dengan Air dan Serat
Jika anda menyukai mengonsumsi jus untuk sarapan maka pilihlah jus yang mengandung banyak air dan serat. Khasiatnya agar dapat melancarkan pencernaan anda. Menghindari jus asam di pagi hari akan membuat perut anda tidak sakit. Pilihan yang tepat dan dapat anda minum adalah pisang, apel, papaya, dan wortel.
2. Jus bukan pengganti makanan
Jus tidak bisa menggantikan peran dari makanan. Jika makan malam boleh saja dengan jus namun jika pagi hari maupun siang hari jangan anda lakukan. Sebab tubuh memerlukan 1.800 kkal, dan buah-buahan tidak dapat mencukupinnya. Hal tersebut malah akan membuat tubuh lemah.
3. Jus bukan pengganti buah
Meskipun anda sudah mengonsumsi jus namun anda juga perlu mengonsumsi buah secara langsung tanpa dihaluskan. Buah segar bagus bagi lambung, sebab proses mengunyah dapat emmbuat lambung bekerja dan membakar kira-kira 20 kkal.
4. Jus diminum beserta ampasnya
Ini penting, meminum jus dengan ampas buahnya. Sebab ampas mengandung serat dan vitamin. Paling umum yang dikandung adalah vitamin C yang penting bagi tubuh.