Rabu, 12 Februari 2014

MANFAAT JUS BUAH UNTUK IBU HAMIL

Manfaat Jus buah   Jus adalah salah satu yang dapat digunakan untuk memenuhi asupan vitamin dan mineral. Bahkan dapat menjaga kesehatan tubuh dengan meningkatkan imun. Namun jangan sampai salah saat mengolahnya karena dapat membuat kandungan jus bisa rusak. Ada aturan untuk mengambil manfaat jus buah yang perlu diperhatikan saat meminumnya.
1. Jus dengan Air dan Serat
Jika anda menyukai mengonsumsi jus untuk sarapan maka pilihlah jus yang mengandung banyak air dan serat. Khasiatnya agar dapat melancarkan pencernaan anda. Menghindari jus asam di pagi hari akan membuat perut anda tidak sakit. Pilihan yang tepat dan dapat anda minum adalah pisang, apel, papaya, dan wortel.
2. Jus bukan pengganti makanan
Jus tidak bisa menggantikan peran dari makanan. Jika makan malam boleh saja dengan jus namun jika pagi hari maupun siang hari jangan anda lakukan. Sebab tubuh memerlukan 1.800 kkal, dan buah-buahan tidak dapat mencukupinnya. Hal tersebut malah akan membuat tubuh lemah.
3. Jus bukan pengganti buah
Meskipun anda sudah mengonsumsi jus namun anda juga perlu mengonsumsi buah secara langsung tanpa dihaluskan. Buah segar bagus bagi lambung, sebab proses mengunyah dapat emmbuat lambung bekerja dan membakar kira-kira 20 kkal.
4. Jus diminum beserta ampasnya
Ini penting, meminum jus dengan ampas buahnya. Sebab ampas mengandung serat dan vitamin. Paling umum yang dikandung adalah vitamin C yang penting bagi tubuh.

Rabu, 15 Januari 2014

Minuman Yang Dapat Membahayakan Tubuh

Minuman Yang Dapat Membahayakan Tubuh
Untuk Menjaga kesehatan tubuh Pasti ada makanan yang membahayakan dan ada pula yang Menjaga tubuh agar tetap sehat, tetapi Selain makan ada pula minuman yang dapat membahayakan tubuh, berikut minuman yang dapat membahayakan tubuh yaitu :

Soda diet
Minuman ini terkadang dijadikan alternatif bagi mereka yang sedang berdiet namun tetap ingin meneguk minuman bersoda. Soda diet mungkin saja bebas kalori namun juga tidak ada kandungan nutrisi di dalamnya.

Minuman beralkohol
Sekitar 1-2 gelas minuman beralkohol terbukti dapat meningkatkan kadar kolesterol baik, meningkatkan aliran darah, dan juga meningkatkan metabolisme gula di dalam tubuh. Namun manfaat ini akan berhenti apabila Anda mengonsumsinya secara berlebihan karena dapat meningkat resiko obesitas dan gangguan kesehatan lainnya.
Kopi dengan krim kocok
Kopi jenis ini banyak disajikan dalam bentuk frappe atau dingin. Namun tahukah Anda bahwa dalam setiap sajian kopi jenis ini mengandung 800 kalori dan 170 gram gula yang tentu saja akan memicu kegemukan.

Minuman berenergi
Minuman ini sering dikonsumsi bagi mereka yang membutuhkan tambahan energi dalam menjalankan aktivitas. Kandungan kafein di dalamnya dapat membuat hormon adrenal Anda bereaksi sehingga Anda menjadi bersemangat. Namun tahukah Anda bahwa minuman berenergi mengandung kafein yang lebih banyak daripada yang diperbolehkan dikonsumsi untuk tubuh?

Soft drinks
Soft drinks atau minuman ringan penuh dengan kandungan gula dan hampir tidak ada kandungan nutrisi di dalamnya. Minuman ini dapat meningkatkan resiko obesitas dalam tubuh Anda jika Anda mengonsumsinya secara terus-menerus.

Saat ini ada begitu banyak minuman dengan jenis seperti di atas yang beredar di pasaran atau di mall-mall terdekat. Oleh karena itu bijaklah dalam memilih minuman yang tidak berpotensi membahayakan kesehatan Anda, dan pilihlah minuman yang dapat menyehatkan tubuh.

Rabu, 08 Januari 2014

Macam-macam Olahraga Yang Dapat Mengecilkan Perut


Di dalam keseharian kita, banyak seseorang yang mempunyai Perut yang besar/buncit dan seseorang itu sangatlah sulit untuk membuatnya kecil, oleh karena itu saya sebagai pengguna akun blog ini memberikan tips agar perut besar/buncit itu mengecil dengan cepat.

Olahraga mengecilkan perut tidak harus memerlukan peralatan atau alat olahraga yang besar dan mahal. Kalian dapat melakukan latihan ini di rumah dengan peralatan yang seadanya. Berikut ini beberapa jenis olahraga mengecilkan perut yang bisa Anda lakukan dalam aktivitas keseharian :

1.Jogging 

Olahraga ini paling mudah dilakukan tapi pada kenyataannya masih banyak juga orang yang malas melakukannya. Padahal manfaat jogging sangat banyak bagi kesehatan antara lain membakar kalori tubuh dan meningkatkan sistem metabolisme. Bila berharap memiliki perut rata, sistem metabolisme tubuh harus bekerja dengan baik karena metabolisme yang baik dapat menghilangkan lemak-lemak yang menumpuk terutama di bagian perut.

Jogging membuat stamina tubuh terjaga, Anda akan merasa bugar sepanjang hari, pekerjaan – pekarjaan pun dapat dikerjakan dengan penuh semangat. Mengapa? karena jogging melatih sistem pernapasan dan olahraga jantung. Bagi Anda yang sering dilanda kemalasan perlu melakukan olahraga mengecilkan perut yang satu ini.
Hal yang harus diperhatikan saat ingin latihan jogging adalah waktu. Sebaiknya dimulai pagi hari saat udara masih bersih dan sinar matahari masih sehat. Minum air putih yang cukup sejam sebelum jogging agar tenggorokan nantinya tidak kering. Waktu jogging dapat Anda sesuaikan dengan kemampuan dan jadwal. Normalnya, 30 menit sudah cukup dan sebaiknya rutin dilakukan  setiap hari.
2.Bersepeda

Olahraga mengecilkan perut yang satu ini memang membutuhkan biaya karena harus membeli sepeda. Namun, biaya membeli sepeda kiranya tidak mahal bila dibandingkan dengan fungsi dan manfaatnya. Anda tidak hanya bisa menggunakan sepeda sebagai alat olahraga, tetapi juga sebagai alat transportasi. Jadi, bisa meminimalkan biaya transportasi Anda.
Selain itu, Anda akan sangat berkontribusi dalam menjaga lingkungan sehat bebas polusi akibat asap kendaraan bermotor. Hubungan bersepeda dengan mengecilkan perut adalah dalam melatih dan mengencangan otot perut. Banyak kalori yang terbakar saat bersepeda. Dalam 30 menit dapat membakar kurang lebih 300 kalori tergantung kecepatan saat mengayuh. Peredaran darah juga menjadi lancar dan menyehatkan jantung.
3.Berenang

Tidak memiliki kolam renang di rumah? Anda tidak perlu khawatir, saat ini telah banyak tempat yang menyewakan kolam renang, misalnya hotel. Harganya pun bervariatif, mulai dari Rp. 25.00- 100.000. Tergantung hotel dan fasilitasnya. Berenang juga merupakan salah satu bentuk berekreasi, jadi sekalian berlibur menghilangkan penat sekalian juga berolahraga mengecilkan perut.
Saat berenang semua otot tubuh bergerak, sangat baik bagi pembentukan otot tanpa lemak. Berenang membakar kalori tubuh yang banyak karena seluruh bagian tubuh melakukan gerakan. Rutin berenang membuat pikiran tenang dan rileks, Anda pun menjadi semakin semakin untuk bekerja.
4.Crunch

Crunch adalah olahraga mengecilkan perut yang hampir sama dengan sit-up. Perbedaannya adalah, gerakan crunch lebih spesifik melatih otot perut. Itulah sebabnya gerakan cruch sangat direkomendasikan bagi Anda yang ingin memiliki perut langsing dan otot perut yang kencang. Gerakan crunch bervariatif, salah satunya adalah reverse crunch.
Oleh karena itu, Anda mesti mengetahui gerakannya, tidak boleh asal-asalan. Bila tidak memiliki personal trainer, Anda dapat melakukan gerakan crunch sendiri dengan mempelajarinya dahulu lewat video tutorial. Saat ini telah banyak video tutorial crunch beredar di internet. Tinggal menyisakan waktu untuk belajar.
5.Menari

Pernahkah melihat penari yang berperut buncit dan besar? Saya rasa jarang atau bahkan tidak sama sekali. Mengapa? karena dengan menari semua otot tubuh bergerak dan dapat membakar 300-500 kalori sejam. Menari adalah salah satu alternative cara mengecilkan perut selain olahraga. Ada berbagai macam jenis tarian yang dapat Anda coba antara lain salsa yang dapat membentuk tubuh menjadi ramping dan lentur. 
Belly dance yang banyak menggerakkan perut juga bisa menjadi pilihan yang cerdas karena selain mendapatkan perut rata juga menguatkan tulang kemaluan sehingga kehidupan seks semakin hangat. Salah satu artis yang menggunakan tarian sebagai olahraga mengecilkan perut adalah Jennifer Lopez. Artis ini kembali langsing pasca melahirkan anak kembarnya. Dirinya mengaku bahwa menari Whooila membantunya mendapatkan tubuh yang seksi kembali.

Minggu, 27 Oktober 2013

Sumpah Pemuda Semangat Jiwa Muda Untuk Indonesia Yang lebih Baik

















Sumpah pemuda yang selalu diperingati setiap bulan Oktober merupakan bukti otentik lahirnya bangsa Indonesia tepatnya pada tanggal  28 Oktober 1928 yang merupakan hasil dari perjuangan rakyat Indonesia pada masa penjajahan terhadap kaum kolonialis selama ratusan tahun. Menurutku pemuda jaman dulu lebih mencintai bangsanya, tidak memikirkan pribadi mereka punya semangat yang tinggi untuk menjunjung persatuan dan kesatuan demi tercapainya kemerdekaan Indonesia. Tanpa pamrih, berjuang dengan mempertaruhkan nyawa demi sebuah kemerdekaan.

Kini Indonesia telah Merdeka kita bersyukur hidup di jaman masa kemerdekaan, lantas apakah sesudah merdeka kita hanya tinggal menikmati saja tanpa berbuat sesuatu karena sudah merasa cukup? Tentu tidak, perjuangan harus tetap dilakukan sampai kapanpun. Indonesia kini dikenal sebagai penduduk terpadat didunia, segudang problematika yang seolah tidak ada titik temunya karena masyarakat yang selalu acuh atau mungkin tidak fahamnya tentang arti merdeka yang sebenarnya.

Banyaknya pengangguran dan nikah pada usia dini maka timbul permasalahan baru yaitu ledakan penduduk sehingga tidak meratanya perekonomian yang mengakibatkan terlantarnya generasi penerus anak bangsa sehingga menimbulkan kekurangan gizi, eksploitasi terhadap anak, kekerasan pada anak yang marak terjadi hingga berujung pada kematian dengan alasan "anak adalah beban". Rasa prihatin terhadap mayoritas masyarakat Indonesia yang tidak berpikir panjang dan merencanakan hidup di masa mendatang.

Menyambut hari sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober, ada tiga sumpah untuk Indonesia lebih baik.
  1. Tidak memutuskan menikah sebelum mendapatkan pekerjaan.
  2. Dua anak cukup.
  3. Berpedoman pada Bhinneka Tunggal Ika
Penjelasan yang pertama seperti kita ketahui, bahwa mayoritas dari masyarakat kita lebih memilih menikah dengan tanpa perencanaan yang matang, tidak heran peran orang tua selalu diikut sertakan, hal ini tentu tidak mendorong kita untuk mandiri dan berjuang untuk mendapat hidup layak. Bagaimana bisa memajukan bangsanya, sedangkan untuk keluarganya saja masih belum bisa.

Yang kedua, banyak dari kita yang menganggap bahwa banyak anak banyak rejeki menurutku itu keliru. Program pemerintah untuk mencanangkan Keluarga Berencana (KB) merupakan bagian untuk Indonesia lebih baik, jika kita melihat tiap sudut berdiri bangunan sekolah, perkuliahan berapa anak bangsa yang siap berjuang untuk mencari pekerjaan, akan berhasilkah semua? Atau mereka yang tidak memiliki kesempatan untuk bisa mengenyam bangku pendidikan, hal inilah yang akan menimbulkan kebodohan dan kemiskinan. Dua anak cukup yang terpenting pendidikannya bisa sampai jenjang tinggi hingga peran kita sebagai orang tua bisa mencetak generasi anak bangsa yang berkualitas.

Yang ketiga, Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan dari bangsa kita yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Saya yakin banyak orang yang tidak tahu atau mungkin tidak faham Bhineka Tunggal Ika, itu sebabnya sekarang bangsa kita lebih cenderung memikirkan pribadi sehingga tidak tercipta rasa  persatuan dan kesatuan. Rasa nasionalisme yang kurang tidak jarang dari kita sedikit demi sedikit melunturkan adat dan istiadat bangsanya sendiri karena bebasnya kebudayaan asing yang masuk ke Negara kita.

Sebagai pemuda Indonesia, mari kita bangun untuk Indonesia yang lebih baik karena nasib bangsa Indonesia ada ditangan kita. Jika kita bisa menerapkan mulai dari tiga hal kecil seperti yang diatas maka insya Allah Indonesia menjadi lebih baik dengan sukses mencetak generasi berkualitas.

Minggu, 13 Oktober 2013

PELAJARAN DARI ISMAIL

Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: ''Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu!'' Ia menjawab: ''Hai ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar,'' (QS Asshaaffaat [37]: 102).

Tamsil yang dicontohkan Ismail AS, tatkala mendengar perintah ayahnya untuk menyembelih dirinya merupakan mujahadah yang sangat besar. Betapa ia lebih mementingkan kepentingan Allah daripada kepentingan dirinya.

Rasul SAW pernah ditanya oleh sahabat, ''Wahai Rasul, jihad apa yang paling besar?'' Rasul menjawab, ''Jihad melawan hawa nafsu.'' (HR Muttafaq 'Alaih).

Penggalan percakapan tadi mengindikasikan bahwa hawa nafsu adalah faktor yang paling dominan yang memengaruhi perilaku seseorang. Dalam berkurban, anak adam diajarkan untuk menundukkan nafsu, lebih melihat saudara yang berada di bawahnya. Di sini bermain antara sikap egois dengan sikap sosial. Sebab itu, tidak sembarang manusia yang mampu untuk melaksanakan ritual ini.

Untuk itu pula, dalam hadis riwayat imam Ahmad, Rasul menegaskan, ''Siapa memiliki kelapangan uang, lalu ia tidak berkurban, maka janganlah ia datang ke tempat shalat kami''. Sebaliknya, berita gembira bagi mereka yang melaksanakan kurban, Rasul bersabda, ''Tidak ada perbuatan yang paling disukai Allah pada Hari Raya Haji selain berkurban. Sesungguhnya orang yang berkurban akan datang pada hari kiamat dengan membawa tanduk, bulu, dan kuku binatang kurban itu. Dan sesungguhnya darah kurban yang mengalir itu akan lebih cepat sampai kepada Allah daripada (darah itu) jatuh ke bumi. Maka, sucikanlah dirimu dengan berkurban.'' (HR Al-Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Ibrah esensial dari perjalanan Ismail dan Ibrahim AS yang masih sangat relevan untuk kita teladani saat ini adalah sikap sabar, taat, dan ikhlas. Gambaran ketiga sikap ini sangatlah jelas tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan putranya untuk melakukan penyembelihan (lihat QS 37: 103). Tetapi, apa yang terjadi, atas kebesaran Allah, Ismail digantikan dengan hewan sembelihan yang besar. Bahkan, kebaikan keduanya diabadikan dan menjadi pelajaran untuk umat berikutnya.

Di atas itu semua, di tengah krisis global, bahkan multidimensional, melalui ritual kurban umat Muslim sudah selayaknya bersikap optimistis akan janji Allah SWT. Yakni, bahwa Allah akan diberikan kemenangan, kemudahan, dan Allah akan memenuhi janji-Nya bagi hamba-hamba-Nya yang sabar, taat, dan ikhlas. Wallahu a'lam.

KURBAN DAN KESALEHAN SOSIAL

''Maka, dirikanlah shalat karena Rabb-mu, dan berkurbanlah.'' (QS Alkautsar [108]: 2).

Bagi umat Islam yang mampu, kurban hukumnya wajib. Kurban merupakan salah satu ibadah tertua yang ada. Sesuai perintah Allah SWT dalam ayat di atas, kurban dianjurkan kepada para nabi mulai dari zaman Nabi Adam sampai sekarang.

Ibadah kurban merupakan upaya menghidupkan sunah para nabi Allah SWT dengan menyembelih sesuatu dari pemberian-Nya kepada manusia sebagai ungkapan rasa syukur. Kemurnian ketaatan dengan mengerjakan seluruh perintah-Nya adalah bukti syukur tertinggi.

Di antara hikmah berkurban adalah mendekatkan diri atau taqarub kepada Allah SWT atas segala kenikmatan-Nya. Kenikmatan itu jumlahnya demikian banyak, sehingga tak seorang pun dapat menghitungnya. (QS Ibrahim [14]: 34).

Hikmah secara eksplisit dan tegas tentang kurban ini, telah diungkapkan dalam Alquran, ''... Maka makanlah sebagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang minta. Demikianlah Kami telah menundukkan unta-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur.'' (QS Alhaj [22]: 36).

Hikmah berikutnya adalah menghidupkan makna takbir di Hari Raya Idul Adha, dari 10 hingga 13 Dzulhijjah, yakni hari Nasar (penyembelihan--Red) dan hari-hari Tasyriq. Dengan setulusnya, kita bersaksi bahwa hanya Allah-lah yang Mahabesar, Maha Esa, Mahaperkasa, dan sifat kesempurnaan lainnya.

Kebahagiaan akan tercapai bila manusia menyadari fungsi keberadaannya di dunia ini hanyalah untuk menjadi hamba dan abdi Allah SWT, bukan abdi dunia, ataupun abdi setan. (QS Addzariyat [51]: 56).

Di samping itu semua, Hari Raya Kurban berdimensi sosial kemasyarakatan yang sangat dalam. Itu terlihat ketika pemotongan hewan yang akan dikurbankan, para mustahik yang akan menerima daging-daging kurban itu berkumpul.

Mereka satu sama lainnya meluapkan rasa gembira dan sukacita. Yang kaya dan yang miskin saling berpadu, berinteraksi sesamanya. Luapan kegembiraan di hari itu, terutama bagi orang miskin dan fakir, lebih-lebih dalam situasi krisis ekonomi sekarang ini, sangat tinggi nilainya, ketika mereka menerima daging hewan kurban tersebut.

Ibadah kurban menegaskan Islam adalah agama yang berdimensi sosial. Karena itu, orang Islam yang tidak mampu mewujudkan nilai-nilai kemanusiaan, dianggap sebagai pendusta agama. (QS Alma'un [107]: 1-3).

KURBAN

''Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.'' (QS Alhajj [22]: 37)

Nabi Ibrahim AS dan putranya Ismail AS adalah dua sosok pilihan yang patut diteladani bagi manusia yang ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Keduanya berhasil lolos dan lulus dari proses penyeleksian yang begitu panjang dan berat dengan mengorbankan sesuatu yang sangat berharga, yang tidak lain adalah nyawa.

Dari keduanya, kemudian kita mengenal peristiwa kurban. Peristiwa bersejarah yang sangat fenomenal yang memiliki nilai spiritual tinggi, yang rasanya tidak akan mampu dilakukan oleh manusia manapun di abad ini.

Begitu dahsyatnya peristiwa itu, beberapa sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW, ''Ya Rasulullah, apa itu kurban?'' Rasulullah menjawab, ''Itu sunah bapakmu Ibrahim.''

Lalu sahabat bertanya lagi, ''Apa manfaat dari kurban ini?'' Rasulullah menjawab, ''Setiap dari bulu-bulu hewan yang dikurban dihitung menjadi nilai kebaikan.'' (HR Iman Ahmad dan Ibnu Majah dari Zaid bin Arqom).

Sungguh tinggi pahala yang akan Allah SWT berikan kepada mereka yang berkurban. Rasulullah SAW selalu berkurban, bahkan acap kali berkurban dengan dua kambing. Satu untuk dirinya dan satu lagi untuk kaum Muslimin.

Dari apa yang selalu dilakukan oleh Rasulullah SAW ini, ada ulama yang mewajibkan melaksanakan kurban bagi mereka yang mampu. Adapun dalil yang diambil adalah Surat Alkautsar [108] ayat 2, ''Maka, dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.''

Namun demikian, jumhur ulama berpendapat, melaksanakan kurban adalah sunah muaqqadah, sunah yang mendekati wajib. Momentum Idul Adha ini dapat dijadikan ajang untuk membuktikan rasa cinta dan kasih sayang kepada sesama, terutama kepada para fakir miskin yang memang mengharapkan uluran tangan kita.

Selain itu, momentum ini menjadi sarana berlatih bagi kita semua untuk terbiasa berkurban bagi orang lain, termasuk di dalamnya berkurban demi kepentingan bangsa dan Tanah Air di tengah krisis.

Dan, yang terpenting, sebagai rasa syukur kepada Allah SWT, momentum ini juga merupakan kesempatan yang tepat untuk menunjukkan jati dirinya sebagai orang beriman yang ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kapan lagi kalau tidak sekarang.